Puisi Menurut Para Ahli, 4 Fungsi Bahasa, Makna Puisi Aku & Puisi Sumpah Pemuda

TUGAS I

 

Pengertian Puisi Menurut Para Ahli

  1. Samuel Taylor Coleridge mengemukakan puisi itu adalah kata-kata yang terindah dalam susunan terindah. Penyair memilih kata-kata yang setepatnya dan disusun secara sebaik-baiknya, misalnya seimbang, simetris, antara satu unsur dengan unsur lain sangat erat berhubungannya, dan sebagainya.
  2. Carlyle mengatakanbahwa puisi merupakan pemikiran yang bersifat musikal. Penyair menciptakan puisi itu memikirkan bunyi-bunyi yang merdu seperti musik dalam puisinya, kata-kata disusun begitu rupa hingga yang menonjol adalah rangkaian bunyinya yang merdu seperti musik, yaitu dengan mempergunakan orkestra bunyi.
  3. Wordsworth mempunyai gagasan bahwa puisi adalah pernyataan perasaan yang imajinatif, yaitu perasaan yang direkakan atau diangankan. Adapun Auden mengemukakan bahwa puisi itu lebih merupakan pernyataan perasaan yang bercampur-baur.
  4. Dunton berpendapat bahwa sebenarnya puisi itu merupakan pemikiran manusia secara konkret dan artistik dalam bahasa emosional serta berirama. Misalnya, dengan kiasan, dengan citra-citra, dan disusun secara artistik (misalnya selaras, simetris, pemilihan kata-katanya tepat, dan sebagainya), dan bahasanya penuh perasaan, serta berirama seperti musik (pergantian bunyi kata-katanya berturu-turut secara teratur).
  5. Shelley mengemukakan bahwa puisi adalah rekaman detik-detik yang paling indah dalam hidup. Misalnya saja peristiwa-peristiwa yang sangat mengesankan dan menimbulkan keharuan yang kuat seperti kebahagiaan, kegembiraan yang memuncak, percintaan, bahkan kesedihan karena kematian orang yang sangat dicintai. Semuanya merupakan detik-detik yang paling indah untuk direkam.
  6. William Wordsworth menjelaskan bahwa puisi adalah peluapan yang spontan dari perasaan-perasaan yang penuh daya, memperoleh asalnya dari emosi atau rasa yang dikumpulkan kembali dalam kedamaian.
  7. Putu Arya Tirtawirya menjabarkan bahwa puisi merupakan ungkapan secara implicit dan samar, dengan makna yang tersirat, dimana kata-katanya condong pada makna konotatif.
  8. Pengertian Puisi dalam Pradopo adalah aktivitas yang bersifat pencurahan jiwa yang padat, bersifat sugestif dan asosiatif.
  9. Samad Said mengemukakan puisi pada hakikatnya adalah satu pernyataan perasaan dan pandangan hidup seorang penyair yang memandang sesuatu peristiwa alam dengan ketajaman perasaannya. Perasaan yang tajam inilah yang menggetar rasa hatinya, yang menimbulkan semacam gerak dalam daya rasanya. Lalu ketajaman tanggapan ini berpadu dengan sikap hidupnya mengalir melalui bahasa, menjadilah ia sebuah puisi, satu pengucapan seorang penyair.
  10. Shahnon Ahmad menjabarkan bahwa terdapat garis-garis besar tentang puisi. Unsure-unsur itu berupa emosi, imajinasi, pemikiran, ide, nada, irama, kesan pancaindera, susunan kata, kata kiasan, kepadatan, dan perasaan yang bercampur baur.
  11. Edgar Allan Poe bahwa puisi adalah ciptaan tentang sesuatu keindahan dalam bentuk berirama. Citarasa adalah unsur yang diutaman. Hubungan dengan budaya intelek atau dengan suara hati hanya merupakan hubungan yang selari. Jika bukan secara kebetulan, ia tidak ada kena mengena langsung sama ada dengan tugasnya atau dengan kebenaran.
  12. H.B. Jassin menjelaskan bhwa puisi adalah pengucapan dengan perasaan yang didalamnya mengandung fikiran-fikiran dan tanggapan-tanggapan.
  13. Ralph Waldo Emerson menjabarkan bahwa puisi mengajarkan sebanyak mungkin dengan kata-kata sesedikit mungkin.
  14. Waluyo mengemukakan bahwa puisi adalah karya sastra dengan bahasa yang dipadatkan, dipersingkat dan diberi irama dengan bunyi yang padu dan pemilihan kata-kata kias (imajinatif).
  15. Edwin Arlington Robinson berpendapat puisi adalah bahasa yang menyampaikan sesuatu yang sukar hendak dinyatakan, tidak kira sama ada puisi itu benar atau sebaliknya.
  16. Muhammad Hj. Salleh, puisi merupakan bentuk sastra yang kental dengan music bahasa serta kebijaksanaan penyair dan tradisinya. Dalam segala kekentalan itu, maka pusis setelah dibaca akan menjadikan kita lebih bijaksana.
  17. Usman Awang mengungkapkan bhawa puisi bukanlah nyanyian orang putus asa yang mencari ketenangan dan kepuasan dalam puisi yang ditulisnya.
  18. Menurut Kamus Istilah SastraSudjiman, puisi merupakan ragam sastra yang bahasanya terikat oleh irama, matra, rima, serta penyusunan larik dan bait.
  19. Watt-Dunton mengatakan bahwa puisi adalah ekpresi yang kongkret dan yang bersifat artistik dari pikiran manusia dalam bahasa emosional dan berirama.
  20. Ralph Waldo Emerson mengatakan bahwa puisi mengajarkan sebanyak mungkin dengan kata-kata sesedikit mungkin.
  21. Herman J. Waluyo mendefinisikan bahwa puisi adalah bentuk karya sastra yang mengungkapkan pikiran dan perasaan penyair secara imajinatif dan disusun dengan mengonsentrasikan semua kekuatan bahasa dengan pengonsentrasian struktur fisik dan struktur batinnya.
  22. Djoko Pradopo, Puisi merupakan hasil aktivitas pemadatan, yaitu proses penciptaan dengan cara menangkap kesan-kesan lalu memadatkannya (kondensasi).
  23. Pradopo, Puisi merupakan aktivitas yang bersifat pencurahan jiwa yang padat, bersifat sugestif dan asosiatif.
  24. John Keats, Puisi adalah suatu usaha untuk membaca indah dari membayangkan narasi proses pemikiran atau logis. Dia tidak menyiratkan puisi yang tidak masuk akal atau tidak memiliki narasi.
  25. William Wordsworth, Puisi adalah overflow spontan perasaan  kuat, yang diperlukan berasal dari emosi teringat dalam ketenangan, emosi yang dimaksud sampai oleh suatu jenis reaksi, ketenangan secara bertahap menghilang, dan emosi, kerabat itu yang merupakan subjek kontemplasi, diproduksi secara bertahap, dan tidak itu sendiri sebenarnya ada dalam pikiran.
  26. Paul Valery, Puisi adalahseni didasarkan pada bahasa, namun puisi memiliki makna yang lebih umum yang sulit untuk menentukan karena kurang menentukan; puisi juga mengungkapkan keadaan pikiran tertentu.
  27. Aristoteles, Pusi adalah fragmen yang ada penyair yang menggambarkan tiga genre puisi adalah epik, komik, yang tragis dan mengembangkan aturan untuk membedakan puisi kualitas tertinggi setiap genre, berdasarkan tujuan yang mendasari genre.
  28. Carol Sebuah Duffy, Puisi adalah sebuah pakian perasaan: karya sastra darimana kata-kata tampaknya di buat khusus dari memori atau keinginan.
  29. Lawrence Ferlinghetti dan Fransiscokronik, Puisi adalah sofa penuh dengan penyanyi puta yang telah menyisihkan mereka peduli.
  30. George, Puisi suara musim panas ditengah hujan oragn tertawa di balik jendela menutupi jalan sempit.
  31. Robert Pinsky, Puisi adalah seniman kuno atau teknologi; lebih tua dari computer, lebih tua dari cetak, lebih tua dari menulis, meskipun beberapa mungkin menemukan ini mengejutkan jauh lebih tua dari prosa.
  32. Vicil C. Coulter, menganggap bahwa puisi adalah teknologi, dengan menggunakan tubuh manusia sebagai media perantara, berevolusi untuk keperluan spesifik; untuk menahan hal dalam memori, baik dalam maupun di luar rentang kehidupan individu, untuk mencapai intensitas dan daya tarik sensual.
  33. Jason Stone, Puisi adalah untuk mengekspresikan perasaan dan ide-ide dengan cepat dan mengesankan, untuk berbagi perasaan dan ide dengan sahabat, dan juga dengan mati dan dengan orang-orang untuk dating setelah kami.
  34. Anne Rouse, Pusi adalah tentang intensitas di pusat kehidupan, dan tentang kerumitan berekspresi tanpa apresiasi dari mereka, orang yang dikutuk untuk emosi sederhana dan ekspresi mentah.
  35. Matius Hollis, Puisi adalah bulletin masyarakat, musim semi semacam meninggalkan catatan bagi orang lain untuk menemukan keinginan untuk memiliki mereka jatuh ketangan yang salah.
  36. Frieda Hughes, Puisi adalah cara berkomunkasi array yang luas dari pikiran dan perasaan dengan berkonsentrasi mereka menjadi minimak, atau bahkan titik tunggal yang menggambarkan keseluruhan.
  37. Hugh Maxton, Puisi adalah api, baik blanked-down yang mungkin hangat selamat didingin malam bahkan tampil.
  38. William Shakespeare, Puisi adalah puisi lirik karena membingungkan berbagai bentuk, seperti perbuatan rumit dengan emosi sendiri dan pandangan penulis.
  39. Dylan Thomas, Puisi adalah apa yang membuat seseorang tertawa atau menangis atau menguap, apa yang membuat seseorang binary kuku kaki, apa yang membuat seseorang ingin melakukan ini atau itu atau tidak.
  40. Dave Smith, Puisi adalah dialek dari bahasa kita berbicara, memiliki kepadatan metafora, dikodekan dengan makna resonan, terlibat kami kami dengan kesadaran diperbesar.
  41. Harold Bloom, Pisi pada dasarnya adalah bahasa kiasan, terkonsentrasi sehingga bentuk kedua ekspresif dan menggugah.
  42. Herman de Coninck, Puisi adalah seperti sidik jari/ dijendela, di belakang yang seorang anak yang tidak bias tidur / berdiri menunggu untuk turun.
  43. Shelly percy Bysshe, Puisi adalah catatan yang terbaik dan saat-saat paling bahagia dari bahagia dan pikiran terbaik.
  44. Umberto Eco, Puisi bukanlah masalah perasaan, ini adalah masalah bahasa. Ini adalah bahasa yang menciptakan perasaan.
  45. Mark Doty, Puisi adalah penyelidikan, bukan ekspresi dari apa yang anda ketahui.
  46. Rahmat Joko Pradopo, Puisi ialah ekspresi pemikiran yang membangkitkan perasaan, ia mampu membangkitkan imajinasi panca indera dalam suasana yang berirama.
  47. Samuel Johnson, Puisi adalah seni penyatuan kesenangan dengan kebenaran melalui sentuhan imajinasi yang bernalar.
  48. Samuel Taylor Coleridge, Puisi adalah rangkaian kata terbaik dalam tata urut nan indah.
  49. Percy Bysshe Shelley, Puisi adalah pengabdian saat-saat yang terbaik dan terbahagia dari sanubari nan bahagia dan indah.
  50. Thomas Carlyle, Puisi adalah pikiran yang musical.

TUGAS II

 

Fungsi Bahasa

 

Bahasa mempunyai empat fungsi utama, yaitu fungsi ekspresif, fungsi deskriptif, fungsi sosial, dan fungsi tekstual.

 

  1. Fungsi ekspresif berkenaan dengan penggunaan bahasa untuk menampilkan hal-hal yang terkait dengan diri pembicara atau penulis, seperti perasaan, pikiran, pilihan, prasangka, dan pengalamannya.
  2. Fungsi deskriptif berkaitan dengan penggunaan bahasa untuk menyampaikan informasi faktual. Fungsi deskriptif juga disebut fungsi ideasional.
  3. Fungsi sosial dimaksudkan sebagai penggunaan bahasa sebagai alat untuk menjalin dan memapankan hubungan sosial di antara pengguna bahasa.
  4. Fungsi sosial juga disebut fungsi interpersonal.
  5. Adapun fungsi tekstual adalah fungsi bahasa yang terkait dengan cara penciptaan teks, baik lisan maupun tulis yang runtut dan yang sesuai dengan konteks.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

TUGAS III

 

Makna Puisi“~Aku-Chairil Anwar~”

 

1. Tema : Menggambarkan semangat perjuangan untuk memebebaskan diri dari      

                belenggu penjajahan.

 

2. Makna Puisi Per Bait:

 

a. Bait Pertama

    Kalau sampai waktuku

    Kumau tak seorang kan merayu

    Tidak juga kau

Bermakna bahwa kebulatan keyakinan pengarang yang sangat terhadap apa yang diyakininya, sehingga tak bisa dirayu siapapun. Kata ‘kau’ bisa menjadi orang terdekat.

 

b. Bait Kedua

    Tak perlu sedu sedan itu

Menegaskan bahawa dirayu dengan cara apapun entah sedih atau ekspresi melas, penulis tak akan goyah.

 

c. Bait Ketiga

    Aku ini binatang jalang

    Dari kumpulannya terbuang

Penulis semakin mempertegas keyakinannya dengan merendahkan hati bahwa ia bukan sesuatu yang  penting untuk diurusi.

 

d. Bait Keempat dan Kelima

    Biar peluru menembus kulitku

    Aku tetap meradang menerjang

    Luka dan bisa kubawa lari berlari

    Hingga hilang pedih dan perih

Walau dalam keadaan apapun keyakinan penulis dan tekad penulis akan selalu dipegang erat dan konsisten.

 

e. Bait Keenam dan Ketujuh

    Dan aku akan lebih tidak peduli

    Aku ingin hidup seribu tahun lagi.

Penulis memiliki kekesalan terhadap sesuatu. Mungkin di dalam kehidupannya atau mempunyai masalah dengan orangtua penulis.

 

 

Tugas IV

 

Puisi Semangat Perjuangan Sumpah Pemuda

 

“Sumpah Pemuda”

 

Menjadi kita satu

Satu tumpah darah

Satu bangsa

Satu bahasa

 

Memberi kita rasa

Rasa cinta

Rasa suka cita

Rasa bangga

 

Berkat sumpahmu

Kini garuda telah bangkit

Bangkit dari kematian yang suri

 

Perjuanganmu sungguh kemuliaan

Takkan dapat tergantikan

Terima kasih pemuda.

 

Karya : Rahmatika Agustina

 

 By @NurfirstaVita

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s