Makalah tentang Seni Rupa Pada Zaman Perunggu

Seni Rupa Pada Zaman Perunggu

KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan atas kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, yang telah memberikan rahmat dan hidayahNya, serta shalawat dan salam tetap tercurahkan kepada Nabi Muhammad SAW, atas terselesainya tugas kelompok kami yang berjudul “Seni Rupa pada Zaman Logam”, dan tak lupa kami berterima kasih kepada guru Seni Budaya kami yang telah membimbing kami.
Seiring dengan perkembangan Seni Rupa di Indonesia, Seni Rupa telah dikenal sejak zaman prasejarah/ praaksara dan pada zaman tersebut dapat tebagi atas 3 yaitu: Zaman Batu, Zaman Logam dan Zaman Perunggu. Di makalah kami akan membahas tentang Seni Rupa pada Zaman Logam .
Dan juga kami menyadari bahwa penyusunan makalah ini jauh dari kesempurnaan, oleh karena itu kritik maupun saran dari pembaca sangat dibutuhkan dan semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi pembaca sekalian.

Penulis
Ternate, 23 September 2013

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Zaman prasejarah meliputi masa yang dimulai dari adanya manusia yang belum mengenal tulisan.Oleh karena itu,periodisasi pada masyarakat awal Indonesia didasarkan pada perkembangan budaya yang dihasilkannya.pembagian zaman yang lebih tepat untuk sejarah kebudayaan adalah pembagian menurut arkeologi,yaitu ilmu yang mempelajari tentang hasil benda-benda purbakala,pembagian ini didasarkan pada bahan-bahn dari peninggalan yang berasal dari kebudayaan manusia itu sendiri.

B. Tujuan
Tujuan penulisan makalah ini tidak lain untuk:
1. Memenuhi salah satu tugas kelompok kami.
2. Mengetahui perkembangan Seni Rupa pada zaman prasejarah/praaksara terutama pada zaman Logam.
3. Menambah wawasan kita seputar Seni Rupa pada zaman Logam.

C. Rumusan Masalah

Berdasarkan materi kami, dapat kami uraikan rumusan masalah sebagai berikut.
1. Perkembangan seni rupa apa saja yang terjadi pada Zaman Logam?
2. Apa saja jenis-jenis Zaman Logam?
3. Apa saja kegiatan seni rupa yang terjadi pada zaman Logam?

PEMBAHASAN 2

Perkembangan Seni Rupa Zaman Logam

Logam yang pertama adalah perunggu maka disebut pula zaman perunggu. Seni rupa lahir pada zaman ini, karena dituntut adanya kebutuhan peralatan yang lebih tajam, lebih modern, dan adanya kebutuhan keindahan, sehingga lahir seni rupa yang berfungsi untuk perhiasan dan peralatan sehari-hari. Seperti senjata, piling, mangkok, perisai, topi,pakaian, dan perhiasan seperti gelang, kalung, keroncong dan benda perhiasan lainnya.
Sejarah baru lahirnya seni yang berfungsi sebagai benda untuk memenuhi kebutuhan, keindahan / ekspresi keindahan, lahir pada zaman perunggu ini. Seni patung pun dengan bahan logam, maka dibuat patung-patung logam.
Pada zaman logam ini perkembangan seni lukis di gua mulai turun, sebab mereka tidak lagi menggunakan ritual perburuan karena mereka tidak butuh berburu. Mereka telah berternak, walaupun kebiasaan berburu itu tetap dilaksanakan. Gua tidak lagi dipakai sebagai tempat tinggal, sebab mereka telah membuat rumah rakit, pohon dan rumah panggung. Mereka mulai hidup disuatu tempat.
Perkembangan seni rupa berdasarkan kebutuhan pada zaman prasejarah di seluruh dunia hampir mengalami tahapan dan jenis seni rupa yang sama, sebab didukung dari dua faktor dasar yaitu faktor psikologi dan faktor alam. Faktor psikologi bahwa manusia pada perkembangan awalnya memiliki jiwa yang sama (kodrati) dan memiliki sifat yang sama, sehingga mereka menciptakan karya seni yang relatif sama. Kedua adalah faktor alam.
Alam pertama yang mereka diami masih asli, ada hutan, gua, pohon, gunung, sungai dan bebatuan. Alam ini sebagai media karya seni rupa tahap awal yang relatif seragam.
Faktor penting lainnya adalah kesamaan dalam perkembangan jenis kebutuhan. Diseluruh dunia memiliki tahapan tingkat kebutuhan yang relatif sama, sehingga benda seni yang diciptakan memiliki fungsi yang sama, yaitu sebagai benda untuk mengambil makanan, berburu dan bercocok tanam, benda untuk upacara ritual pemujaan roh, dan benda kesuburan, pakaian, dan perkembangan berikutnya lahir seni untuk memenuhi kebutuhan, keindahan atau ekspresi.

Jenis-jenis Zaman Logam

1) Zaman tembaga
Manusia purba sudah memanfaatkan tembaga untuk alat-alat rumah tangga.Akan tetapi, proses pembentukannya masih sangat sederhana.
2) Zaman perunggu
Manusia purba sudah mampu membuat peralatan dari perunggu yang terbuat dari hasil campuran antara tembaga dan timah,sifatnya lebih keras daripada tembaga dan bentuknya sudah lebih halus.

3)Zaman besi
Manusia purba sudah mampu melebur bijih besi yang dibentuk sedemikian rupa meskipun masih kasar.

PENUTUP

A. Saran

Kita sebagai generasi penerus bangsa, sudah semestinya membantu mengembangkan seni dan budaya di Indonesia. Kondisi seni dan budaya di Indonesia sudah saatnya dibenahi dan ditata ulang agar terbentuk satu keberagaman yang utuh. Segala jenis hambatan dan tantangan yang dapat mengganggu terwujudnya pelaksanaan seni dan budaya di Indonesia harus segera dihilangkan.

B. Kesimpulan

Pada saat Zaman Logam seni rupa mulai berkembang karena seni lukis telah turun, pembuatan benda-benda untuk pemujaan roh nenek moyang, hal ini dilihat dari penemuan-penemuan benda tersebut dan sebagainya.
Faktor pentingnya adalah kesamaan dalam perkembangan jenis kebutuhan. Diseluruh dunia memiliki tahapan tingkat kebutuhan yang relatif sama, sehingga benda seni yang diciptakan memiliki fungsi yang sama, yaitu sebagai benda untuk mengambil makanan, berburu dan bercocok tanam, benda untuk upacara ritual pemujaan roh, dan benda kesuburan, pakaian, dan perkembangan berikutnya lahir seni untuk memenuhi kebutuhan, keindahan atau ekspresi.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s